Friday, August 06, 2004

jalanan = tempat sampah?

kemarin pagi saya lihat seorang pengendara mobil membuang kotak sebuah minuman dari jendela mobil sedannya yang langsung menutup lagi. mobil itu berada di depan sebelah kiri motor saya, yang artinya kotak minuman itu dibuang di depan motor saya.

saya sempat kheki, bukan karena dibuang di depan saya aja, tapi karena dibuang di jalan raya. waktu saya lihat ke jok depan mobil tersebut, gak tahunya yang nyupir cewek. keliatannya dia berpendidikan cukup bagus, tapi koq buang sampahnya sembarangan.

kejadian kayak begini ini sering banget saya temui. gak cuma mobil, kendaraan lain juga begitu. gak cuma yang perempuan, laki-laki juga begitu. semuanya seolah-olah berpikir, jalanan itu seperti 'tempat sampah raksasa'.

apa susahnya tunda dulu membuang sampahnya, sampai ketemu tempat sampah, baru dibuang.

terus apa yang saya lakukan waktu itu, saya buka kaca helm, saya liat si supir sambil bilang, "mbak, buang sampahnya lain kali jangan di jalan, ya...". dia cuma nengok ke saya sebentar, terus pandangannya balik lagi ke depan. gak tahu dia denger atau gak, soalnya dia ada di balik kaca jendela mobil.

yang saya pikir waktu itu adalah, kita harus mengingatkan orang lain bahwa yang dia lakukan itu kurang baik. supaya dia tahu bahwa membuang sampah di sembarang tempat akan berakibat buruk buat lingkungan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home